(K8419047 ) Istikana Maulida Muflihah Penulis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi (http://sosant.fkip.uns.ac.id) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (https://fkip.uns.ac.id)
- Pendahuluan
Pada zaman ini perkembangan disemua bidang telah maju maka perlunya pemikiran maju yang lebih efisien dalam menghadapi perkembangan tersebut.. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi di dunia kerja tentu tidak berbanding lurus ketika dosen mengajarkannya di dalam kelas (https://uns.ac.id/id/uns-students/magang-di-adhi-karya-mahasiswa-fh-uns-sadar-pentingnya-belajar-ketimbang-rebahan.html). Kendala tersebut patut menjadi motivasi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dalam dunia kerja mereka nantinya.
- Tujuan Artikel Ilmiah
Tujuan yang akan dipaparkan adalah bagaimana seorang mahasiswa dapat memanfaatkan waktu luang mereka menjadi suatu sumberdaya yang berharga untuk masa depan mereka terutama dalam mempersipkan dunia kerja yang menuntut sikap profesionalitas dan apat memberikan kontribusi sebanyak-banyaknya.
- Pembahasan
Mahasiswa adalah salah satu sumberdaya manusia yang disiapkan untuk menghadapi dunia kerja yang semakin berkembang ke arak efektifitas yang tinggi. Sebagaimana dunia kerja yang menuntut berbagai macam keunggulan dalam pemanfaatan human capital dengan berbagai latar belakang yang akan dipilah-pilah. Menyiap seleksi menghadapi dunia kerja tersebu tdaklah mudah maka diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan waktu lung dengan sebaik-baiknya. Salah satu pemanafaatan waktu yang tepat adalah pada saat liburan semester dan dapat juga ketika kegiatan magang sepertihalnya yang dilakukn oleh salah satu mahasiswa UNS dari Fakultas Hukum, Muhammad Ihza Ukasyah(uns.ac.id/id/uns-students/magang-di-adhi-karya-mahasiswa-fh-uns-sadar-pentingnya-belajar-ketimbang-rebahan.html), diman a waktu luang yang dapat dikatakan tidak sebentar tersebut dapat digunakan dalam menggali pengalaman dan mengasah shoft skil pada diri mereka. Pengalaman yang didapat dalam liburan semester agar bisa banyak dan bermnfaat maka seorang mahasisiwa seharusnya mencari kegiatan yang lebih mengarah ke pendekatan sosial dan segala kegiatan yang memiliki relevansi dengan perkuliahannya dengan begitu pengetahuan mereka mengenai peliknya kehidupan umum dapat menjadi modal dalam mengembangkan pengetahuan mereka yang di dapat dari dosen di ruang kelas.
Pengasahan shoft skil juga sama pentingnya dengan pemnfaatan waktu. Shoft skil dapat tumbuh ketikan seseorang berada pada salah satu sistem birokrasi yang aktif. Menghadapi masalah apapun mahasiswa tetap harus berfikir positif dan yakin dapat mengerjakan pekerjaan tersebut dengan begitu akal akan terus berkembang dalam menyelesaikan masalah dan meski kesulitan pun mahasiswa tetap harus akif bertanya. Mengajukan pertanyaan oleh seorang mahasiswa dapat dianggap menunjukan bahwa ia memiliki inisiatif keingimtahuan yang tinggi.
Pemberian tugas yang diberikan pun juga tidak boleh ditunda-tunda. Tujuannya adalah agar waktu yang tesedia tidak terbuang sia-sia dan dapa langsung melanjutkan pekerjaan selanjutnya. Pembentukan karakter tangkas juga termasuk dalam tujuan dari padanya. Meskipun belum terbiasa melakukan pekerjaan dengan tangkas bukan berarti ia tudak dapat tangkas karena masa perkuliahan dapat di gnakan sebagai latihan dalam pembentukan sikap tangkas pada diri.nya
Kegiatan yang tiap harinya selalu silih beganti bisa menjadi objek belajar hal baru. Pengevaluasian yang dilakukan atas kegiatan maupun pekerjaan yang terjadi bisa meningkatkan kemampuan untuk menciptakan inovasi berdasarkan pengetahuan yang telah didapat dahulu. Mempelari hal baru dan mengeampingkan sikap puas terhada ilmu yang dimiliki menjadikan terhindarnya pribadi yang stagnan.
Kesan awal dalam suatu pertemuan seringkali menjadi acuan yang penting untuk sikap yang akan diperoleh kedepanya. Maka dari pada hal tersebut seorang mahasiswa harus memiliki sikap fleksibelitas yang tinggi akan interaksi dengan orang baru maupun di lingkungan yang baru.
- Kesimpulan
Seorang mahasiswa haruslah pintar dalam mengatur waktu sehingga akan sedikit waktu yang terbuang sia-sia. Pemanfaatan waktu yang paling utama adalah bagaimana ia mndapatkan pengalaman dengan pengasahan shof skil yang tepat untuk mempersiapkan dirinya saat terjun di dunia kerja yang sesunggunya.